Jumat, 25 Januari 2019

Hipnotis Hipnoterapi

Masalah psikologis yang bisa dibantu dengan Hipnoterapi dengan cepat.
  1. Depresi
  2. Fobia.
  3. Frigiditas & Impotensi Karena Sebab Psikologis.
  4. Frigiditas.
  5. Gangguan Bicara.
  6. Berhenti Merokok.
  7. Bingung Menentukan Pilihan.
  8. Gangguan Tidur.
  9. Halusinasi.
  10. Kebiasaan Buruk.
  11. Kecemasan
  12. Kebiasaan Menunda.
  13. Kesulitan Diet 
  14. Kesulitan Mencapai Orgasme Pada Wanita.
  15. Ketegangan.
  16. Ketergantungan / Kecanduan.
  17. Konflik Diri.
  18. Luka Batin.
  19. Menaikkan Berat Badan.
  20. Menambah Nafsu Makan.
  21. Menghilangkan Pikiran Negatif.
  22. Menyembuhkan / Meringankan Alergi.
  23. Migraine.
  24. Paranoid.
  25. Perilaku Obsesif Kompulsif.
  26. Psikosomatis.
  27. Sakit Hati.
  28. Serangan Panik.
  29. Stress.
  30. Suka Sesama Jenis.
  31. Takut Berbicara Di Depan Umum.
  32. Takut Gagal.
  33. Takut Gemuk.
  34. Takut Penyakit.
  35. Takut Serangan Jantung a
  36. Tidak Bisa Mengendalikan Diri.
  37. Tidak Percaya Diri.
  38. Trauma.
  39. Trauma Patah Hati.
Gangguan Psikologis yang bisa dibantu dengan Psikoterapi:
  1. Ketidakmampuan menyesuaikan diri
  2. Kecemasan karena penyakit fisik
  3. Kecemasan neurosis
  4. Takut pada kupu-kupu
  5. Kepribadian antisosial
  6. Takut gemuk, tubuh kurus
  7. Sering cemas tanpa sebab
  8. Kepribadian tertutup, tidak suka bersosialisasi
  9. Kehilangan kemampuan bicara
  10. Hiperaktif dan gangguan konsentrasi
  11. Emosi yang tidak stabil, berubah-ubah antara gembira dan depresi.
  12. Suka makan berlebihan tanpa kontrol
  13. Tidak mau gemuk, setelah makan kemudian dimuntahkan
  14. Masalah psikologis yang muncul dalam bentuk penyakit fisik
  15. Gangguan kognitif
  16. Dorongan makan berlebihan
  17. Gangguan mood, gampang berubah suasana hati.
  18. Gangguan komunikasi
  19. Depresi, sedih, putus asa
  20. Tidak bisa mandiri, selalu bergantung kepada orang lain
  21. Kelupaan disosiatif
  22. Kelupaan sebagaian pengalaman hidup
  23. Gangguan delusi, meyakini sesuatu yang tidak benar
  24. Gangguan disosiatif
  25. Gangguan identitas disosiatif
  26. Nyeri ketika hubungan seksual yang tidak disebabkan penyakit fisik.
  27. Kesulitan memahami bahasa tulisan
  28. Masalah makan dan nafsu makan
  29. Kesulitan orgasme pada wanita
  30. Gangguan cemas menyeluruh
  31. Masalah identitas kelamin
  32. Meyakini menderita suatu penyakit, padahal uji medis menyatakan sehat
  33. Kehilangan gairah seksual
  34. Banyak tidur, mudah tertidur, tidak bisa menahan kantuk
  35. Histeria neurosis, gejala histeris seperti kesurupan
  36. Kesulitan belajar
  37. Ketidakmampuan ereksi atau impotensi
  38. Kesulitan orgasme atau ejakulasi pada pria
  39. Kepribadian narsistik, merasa dirinya penting
  40. Perasaan penat yang sangat parah
  41. Adanya dorongan melakukan sesuatu secara berulang-ulang
  42. Gangguan kepribadian obsesif kompulsif
  43. Kegemukan, ketidakmampuan mengontrol berat badan sendiri
  44. Rasa nyeri yang tidak ada sebab medis
  45. Sering panik, mau pingsan, seperti mau terkena serangan jantung
  46. Serangan panik ketika berada di tempat terbuka atau ketika keluar dari rumah
  47. Fobia, rasa takut yang berlebihan dan tidak wajar
  48. Gangguan stress yang muncul setelah mengalami peristiwa yang mengguncang jiwa
  49. Depresi setelah melahirkan
  50. Gangguan mental setelah melahirkan
  51. Dihantui oleh rasa takut, merasa akan dicelakai oleh seseorang
  52. Gangguan kepribadian
  53. Gangguan kesehatan fisik dan mental pada masa menstruasi
  54. Kombinasi antara fobia dan obsesif kompulsif
  55. Gangguan psikologis yang muncul dalam bentuk gangguan fisik
  56. Ketidakmampuan melakukan hubungan seksual
  57. Benci dengan hubungan seksual
  58. Gangguan tidur, susah tidur, insomnia, mimpi buruk
  59. Kecemasan akan situasi sosial
  60. Takut dengan tempat umum yang banyak orang
  61. Penyakit fisik yang disebabkan oleh gangguan pikiran, masalah perasaan atau stress.
  62. Suka menyendiri dan berfantasi
  63. Sering mengeluarkan suara pekikan atau siulan tanpa kendali
  64. Gangguan Trauma
  65. Kekejangan pada vagina saat berhubungan seks.